Q : Apakah Sinar Mas Andhika mempunyai Check Valve yang tidak menimbulkan suara, akibat dari water hammer ?
A : Sinar Mas Andhika memiliki produk unggulan untuk Check Valve anti water hammer Merek Socla Type 407 yang mekanisme kerjanya menggunakan membran untuk menahan water hammer.
Q : Apa yang seharusnya dilakukan sebelum PRV tersebut difungsikan ?
A : Ada baiknya dilakukan flashing terlebih dahulu, tutup Valve pada PRV, flashing instalasi melalui bypass, agar kotoran tidak masuk dalam PRV.
Q : Bagaimana kondisi pemasangan Floating Valve Merek Yuta?
A : Pemasangan Floating Valve Yuta dipasang secara horizontal dan posisi valve harus direndam agar floating valve menutup dengan sempurna.
Q : Apa yang menyebabkan bunyi pada PRV dan apa solusinya ?
A : Bunyi pada PRV dikarenakan adanya tekanan udara yang terjebak pada membran PRV dan tidak bisa keluar sehingga pegas pada membran bergerak naik turun menyebabkan suara bising.
Solusinya dengan cara membebaskan udara yang terjebak dengan menggunakan air valve pada posisi outlet.
Q : Apa yang menyebabkan terjadinya kebocoran pada pada PRV CL 101 dan CL 401?
A : Yang sering terjadi jika adanya indikasi kebocoran pada PRV disebabkan karena adanya kotoran atau sisa las di dalam PRV yang mengganjal AS pada PRV, sehingga PRV tidak menutup dengan sempurna. Ada baiknya pada instalasi pipa sebelum PRV ada dipasang strainer agar kotoran dan sisa las tidak masuk ke PRV.
Q : Apa perbedaan PRV CL 101 dengan CL 401 Merek Socla secara usual / bentuk fisik ?
A : Secara visual PRV CL 101 memiliki pipa kapiler kuningan sebanyak 2 buah sedangkan PRV CL 401 memiliki 3 buah pipa kapiler
Q : Apa Perbedaan PRV CL 101 dengan CL 401 Merek Socla secara fungsi ?
A : PRV (Pressure Reducing Valve) CL 101 berfungsi mengurangi tekanan antara inlet dan outlet sedangkan PRV (Pressure Relief Valve) CL 401 berfungsi sebagai pengaman tekanan lebih dari pompa
Q : Apakah CL 101 dan CL 401 dapat dipasang Vertikal ?
A : PRV CL 101 & Safety Valve CL 401 dapat dipasang disegala posisi. Jadi tidak ada masalah untuk dipasang secara vertikal, dan juga efisiensi space ruang.
Q : Indikasi yang menunjukan faktor loss pada PRV CL 101 dan CL 401 ?
A : Jika PRV CL 101 loss, kondisi yang terjadi adalah inlet dan outlet memiliki tekanan dengan nilai yang sama, sehingga tidak terjadi pengurangan tekanan.
Jika PRV CL 401 loss, kondisi yang terjadi adalah tekanan pada pompa akan turun, tidak pada kondisi stand by, sehingga pompa joki akan sering bekerja.
Your Question Here
